Rabu, 15 Juni 2016

Mudik Bersama Keluarga

Pulang Kampung Atau Mudik Lebaran  alfudhola12blokf@gmail.com 

Di tengah umat muslim di penjuru dunia sedang beribadah puasa dibulan Ramadhan, biasanya agenda pulang kampung halaman atau istilah di Indonesia MUDIK kegiatan tahunan berlebaran momen Idul Fitri. Lebaran adalah liburan keluarga sekaligus menyambung silaturahmi, melepas kangen, rindu, dan tak kalah penting menu ketupat plus opor serta kue lebaran lainnya selalu siap usai “sungkeman” (bermaaf maafan) lebaran.
Mudik adalah tradisi nasional di Indonesia. Semua orang bergerak dari kota bahkan dimana negara tetangga dia berada sekarang, untuk pulang kampung menuju daerah kelahirannya, berjumpa dengan orang tua dan sanak famili handai taulan, beberapa orang bahkan tidak pulang selama setahun sebelumnya, sehingga Lebaran kali ini terasa begitu istimewa.
Kampung Halaman akan membahas betapa kegiatan pulang kampung atau mudik adalah momen indah untuk dinikmati. suasana tempat kelahiran ditengah keluarga. Apa saja destinasi yang klasik dan menjadi obat kangen. Tapi, apa juga yang sudah berubah dan justru menjadi tempat baru yang asyik untuk didatangi.
Tak terasa ya, setahun lebih meninggalkan kampung halaman dan sekarang kampung tempat asal kelahiranku semakin ramai dan makin eksis sebagai destinasi wisata. Dan biasanya masyarakat dari daerah lainpun dalam momen lebaran kali ini akan banyak berkunjung menikmati indahnya alam yang masih sejuk nyaman yang dulunya kampung sekarang untuk wahana rekreasi keluarga.
alfudhola16graha@gmail.com
Selamat menikmati mudik atau pulang ke kampung halaman!!!












































motivasi tim di bulan ramadhan:
Rasullah ditanya:sedekah manakah yang paling utama? . . .
beliau menjawab: Sedekah di Bulan Ramadhan.” (H.R. Turmudzi).

Selasa, 31 Mei 2016

Jelang Puasa di Bulan Ramadhan

Ramadhan 1437 Hijriyah
Puasa dalam bahasa Arab disebut dengan “shaum”. Shaum secara bahasa bermakna imsak (menahan diri) dari makan, minum, berbicara, nikah dan berjalan. Sedangkan secara istilah shaum bermakna menahan diri dari segala pembatal dengan tata cara yang khusus.

Puasa Ramadhan itu wajib bagi setiap muslim yang baligh (dewasa), berakal, dalam keadaan sehat, dan dalam keadaan mukim (tidak bersafar).

Yang menunjukkan bahwa puasa Ramadhan itu wajib adalah dalil Al Qur’an, As Sunnah bahkan kesepakatan para ulama (ijma’ ulama).

Di antara dalil dari Al Qur’an adalah firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah : 183)

Dalil dari As Sunnah adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

بُنِىَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَالْحَجِّ ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak disembah melainkan Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya; menegakkan shalat; menunaikan zakat; menunaikan haji; dan berpuasa di bulan Ramadhan.”
Wajibnya puasa ini juga sudah ma’lum minnad dini bidhoruroh yaitu secara pasti sudah diketahui wajibnya karena puasa adalah bagian dari rukun Islam. Sehingga seseorang bisa jadi kafir jika mengingkari wajibnya hal ini.

Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi)


Rasullah ditanya: “sedekah manakah yang paling utama . . .? 
beliau menjawab: "Sedekah di Bulan Ramadhan.” (H.R. Turmudzi).

wallahu a'lam bishawab